Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) secara resmi menandatangani nota kesepahaman dengan Greenlife Harvest Indonesia dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional yang Baik), BRIN. Kerjasama strategis ini berfokus pada penelitian dan pengembangan dua bahan aktif unggulan yang dimiliki Greenlife Harvest Indonesia, yaitu Delphinol sebagai pengontrol kadar gula darah dan Postbiotic yang terbukti memberikan manfaat positif bagi kesehatan lambung, khususnya penderita maag.
Acara ini dihadiri oleh jajaran peneliti BRIN, dan beberapa perwakilan dari Greenlife Harvest Indonesia. Penandatanganan dari BRIN yang diwakilkan oleh Ibu Sofa Fajriah sebagai Kepala Pusat Riset Bahan Baku Obat dan Obat Tradisional, sedangkan dari Greenlife Harvest Indonesia diwakilkan oleh Bapak Heri Nur Siswanto sebagai Research and Development Manager. Kerjasama ini menjadi momentum penting bagi kolaborasi antara sektor riset pemerintah dan industri dalam memperkuat inovasi kesehatan berbasis bahan alam.
Salah satu poin utama dari kerjasama ini adalah penelitian mendalam mengenai Delphinol, ekstrak alami yang kaya akan antosianin dari buah maqui berry (Aristotelia chilensis). Sejumlah penelitian internasional menunjukkan bahwa Delphinol berpotensi menurunkan kadar glukosa darah setelah makan, meningkatkan sensitivitas insulin, dan mendukung kesehatan metabolik secara keseluruhan.
Dalam konteks Indonesia, di mana prevalensi diabetes terus meningkat, pengembangan bahan aktif alami seperti Delphinol menjadi sangat relevan. BRIN bersama Greenlife Harvest Indonesia akan meneliti mekanisme kerja Delphinol lebih lanjut, termasuk uji preklinis dan kemungkinan formulasi produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia.
Selain Delphinol, bahan aktif lain yang menjadi fokus penelitian adalah Postbiotic. Berbeda dengan probiotik yang merupakan mikroorganisme hidup, Postbiotic adalah hasil metabolit atau senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh mikroba baik. Berbagai studi menunjukkan bahwa Postbiotic memiliki efek menyehatkan, mulai dari memperkuat imunitas, menekan pertumbuhan bakteri patogen, hingga mendukung kesehatan saluran cerna.
Greenlife Harvest Indonesia mengembangkan Postbiotic yang memiliki potensi khusus untuk membantu penderita sakit maag. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa Postbiotic dapat membantu menurunkan inflamasi pada lambung, meningkatkan lapisan pelindung mukosa, serta menyeimbangkan mikrobiota usus. Hal ini menjadikan Postbiotic sebagai alternatif baru yang lebih stabil dibandingkan probiotik, karena tidak memerlukan kondisi hidup tertentu untuk tetap efektif.
Kerjasama ini mencerminkan komitmen BRIN dalam memperkuat kolaborasi dengan sektor swasta, khususnya industri kesehatan dan nutrisi. BRIN memiliki infrastruktur riset lengkap, termasuk fasilitas CPOTB yang memungkinkan pengembangan bahan aktif hingga tahap uji keamanan dan efektivitas.
Sementara itu, Greenlife Harvest Indonesia membawa keunggulan berupa akses bahan baku berkualitas tinggi, keahlian formulasi produk, serta orientasi pasar yang kuat. Kombinasi keduanya diharapkan dapat mempercepat hadirnya produk berbasis riset yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Bapak Heri memberikan pernyataan resmi bahwa proyek riset ini tidak hanya berfokus pada publikasi ilmiah, tetapi juga diarahkan pada pengembangan produk kesehatan yang dapat diproduksi massal dengan standar mutu tinggi.
Hasil kerjasama BRIN dan Greenlife Harvest Indonesia diharapkan dapat menghadirkan produk-produk inovatif yang memberikan solusi nyata untuk dua masalah kesehatan utama masyarakat Indonesia: diabetes dan gangguan pencernaan.
Dengan prevalensi diabetes yang terus meningkat setiap tahun, keberadaan bahan alami seperti Delphinol berpotensi menjadi suplemen pencegahan yang efektif. Di sisi lain, Postbiotic membuka peluang baru dalam penanganan masalah pencernaan, terutama maag, yang menjadi keluhan umum banyak orang.
“Melalui riset ini, kami berharap Delphinol dapat menjadi salah satu solusi preventif maupun pendukung terapi bagi masyarakat yang berisiko atau sudah mengalami prediabetes, dalam kurun waktu 3 bulan dengan konsumsi rutin dapat menormalkan kembali kadar gula dalam darah.” ujar Pak Heri. “Tidak hanya Delphinol, kami juga ingin membuktikan manfaat Postbiotic secara ilmiah, khususnya bagi pasien dengan keluhan maag yang jumlahnya cukup tinggi di Indonesia.” tambah Pak Heri.
Penandatanganan kerjasama BRIN dengan Greenlife Harvest Indonesia pada 6 Agustus 2025 di Gedung CPOTB BRIN menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset kesehatan di Indonesia. Dengan fokus pada Delphinol dan Postbiotic, kedua pihak optimis dapat menghasilkan temuan ilmiah sekaligus inovasi produk yang relevan dengan kebutuhan kesehatan masyarakat.
Kolaborasi ini bukan hanya mencerminkan sinergi antara sains dan industri, tetapi juga menunjukkan komitmen bersama untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat riset dan pengembangan bahan aktif alami yang berdaya saing global.



